Ojekindonesia.online - Bekasi, Ojek online memang sangat memudahkan masyarakat kita dalam ber-transportasi. Sebagian orang keberadaan ojek online ada yang dijadikan moda transportasi utama ada juga jadi sebagai penyambung satu trasportasi umum ke transportasi umum lainnya.
Namun, karena tarif ojek online yang sangat tinggi di jam-jam sibuk, membuat kita terkadang merogok kantong lebih dalam dari yang seharusnya kita anggarkan.
Perencana keuangan Finansia Consulting Eko Indarto mengatakan, keberadaan ojek online memang sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa dihindari.
Lalu, bagaimana cara menganggarkan dana transportasi ojek online tanpa membuat kantong bocor?
Pilih yang Mahal buat Patokan
"Sebenarnya sederhana, tinggal memilih dari beberapa alternatif moda transportasi online, nah pilih yang termahal. Setelah ditemukan angka termahal, kalikan dengan kebutuhan, misalnya 25 hari kerja," ujar Eko ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (5/3/2019).
Namun, pada praktiknya, upayakan untuk mencari tarif termurah untuk sehari-hari. Pasalnya, aplikasi penyedia jasa ojek online juga kerap memberikan potongan harga. Selain itu, pada jam-jam di luar jam sibuk harga mereka juga jauh lebih murah.
Sebab, kita bisa membandingkan tarif antara satu ojek online dengan yang lain.
"Nah kelebihannya dengan keberadaan online ini kita bis menggunakan atau membandingkan harganya," ujar dia.
Manfaatkan Transportasi Publik
Ditambah lagi, ke depannya dengan upaya pemerintah untuk menyediakan pilihan moda transportasi umum yang lebih beragam seharusnya bisa semakin menekan ketergantungan masyarakat terhadap ojek online.


No comments:
Post a Comment