Informasi seputar Ojek Online dan Transportasi di Indonesia

Breaking

Wednesday, 27 July 2016

8 Ojek Online Perbandingan Tarif nya

7 Ojek Online Perbandingan Tarif nya


Transportasi Ojek berbasis Online semakin Berjamur Di Indonesia. Mereka mulai bersaing memberikan Tarif nya ke penumpang. Mau Liat Perbandingan Tarif nya ? Lihat disini !

Kini, masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan moda transportasi. Ya, apalagi kalau bukan karena moda transportasi berbasis online yang makin menjamur di Indonesia. Misalnya saja layanan ojek berbasis online yang kini semakin diminati, terutama di kota-kota besar.

Ojek berbasis online bisa menjadi salah satu alternatif dalam menembus kemacetan parah dan mempersingkat waktu. Bahkan dari sisi pengemudi, mereka bisa meraup penghasilan yang cukup fantastis. Seperti pengemudi NGUBERJEK yang bisa mendapatkan penghasilan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta per bulan.  

Persaingan para pengusaha yang sukses di bidang ojek berbasis online pun semakin ketat. Masing-masing dari mereka menawarkan tarif yang terjangkau untuk menarik para pelanggan. Inilah daftar perbandingan tarif ojek berbasis online


 

NGUBERJEK



      NGUBERJEK sendiri Dibuat oleh Aris Wahyudi selaku CEO NGUBERJEK. Launching NGUBERJEK pada tanggal 15 Mei 2016. Hingga saat ini NGUBERJEK Telah hadir di 30 Kota di Indonesia, yakni Jabodetabek, Cilegon, Serang, Karawang, Bandung, Subang, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasik, Ciamis, Banjar, Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Magelang, Salatiga, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Cirebon, dan lainnya.

Tarif Awal NGUBERJEK Rp.5.000, 2-10Km Rp.2.500 PerKM, 11 Dst Rp.2.000 PerKm. Selain Tarif nya Murah NGUBERJEK juga membagikan Hadiah Ke penumpang nya antara lain akan mendapatkan hadiah 730 voucher pulsa bernilai Rp. 100.000,-, 96 Smartphone Android, 24 paket tour ke Bali, hingga 2 mobil Datsun Panca Go+ dapat dimenangkan oleh penumpang NGUBERJEK

WOW Download Aplikasi "NGUBERJEK" di Google Playstore Sekarang ! dapatkan kesempatan Hadiah nya

Go-Jek


         Perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim, selaku CEO Go-Jek ini sebenarnya sudah hadir sejak 2010. Namun, popularitas Go-Jek mulai booming sejak aplikasi mobile diluncurkan awal tahun 2015. Selain layanan transportasi ojek, Go-Jek juga menawarkan berbagai layanan seperti Go-Send, Go-Food, Go-Mart, Go-Box, Go-Clean, Go-Glam dan Go-Massage. Hingga saat ini, Go-Jek telah tersebar di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali dan Makassar.

         Tarif Go-Jek di luar peak hour, yakni pukul 16.00 WIB - 19.00 WIB akan dipatok Rp 15.000 untuk 6 km pertama dan Rp 2.500 per km berikutnya. Pemberlakukan tarif peak hour dilakukan pada hari Senin hingga Jumat. Sementara di luar peak hour, pengguna Go-Jek akan dikenakan tarif flat sebesar Rp 15.000 dengan jarak maksimum 25 km.

 

GrabBike

 
GRABBIKE 





                            

 

         Layanan ojek online ini diluncurkan di Jakarta pada Mei 2015. GrabBike merupakan layanan ojek online yang diprakarsai oleh GrabTaxi, perusahaan layanan transportasi pemesanan taksi berbasis aplikasi asal Malaysia. Secara operasi, GrabBike menggunakan pola yang sama seperti Go-Jek, yaitu calon penumpang memesan ojek melalui aplikasi.
GrabBike memberikan tarif flat sebesar Rp 10.000 di luar peak hour, dan Rp 20.000 untuk peak hour (Senin—Jumat jam 16.00—19.00).


Blu-Jek

Blu-Jek


              Layanan ini resmi diluncurkan di Jakarta pada 17 September 2015 oleh Michael Manuhutu dan Garrett Kartono. Nama Blu-Jek sendiri berasal dari kata ‘blusukan’ dan ‘ojek’. Perbedaan Blu-Jek dengan bisnis ojek online lain adalah pembayaran Blu-Jek dapat melalui Mandiri e-cash. Dengan layanan ini, tarif pelanggan bisa langsung dipotong dari rekening Mandiri. 

             Blu-Jek menetapkan tarif minimum sebesar Rp20.000 per 5 km pertama, dan akan dikenakan tambahan tarif Rp 4.000 per km selanjutnya.


Ojek Syar’i

Ojek Syar'i
        Layanan ini didirikan oleh dua mahasiswa asal Surabaya, Evilita Adriani (19) dan Reza Zamir (21) pada Maret 2015. Ojek Syar’i merupakan layanan ojek berbasis aplikasi di ponsel pintar Android. Ojek Syar'i merupakan layanan ojek yang dikendarai wanita dan konsumennya adalah wanita. Pada awal kemunculannya, Ojek Syar’i hanya menjangkau Surabaya, Sidoarjo dan Malang.
Untuk menggunakan jasa Ojek Syar'i, pelanggan dikenakan biaya awal Rp 5.000. Selanjutnya, tarif per kilometer yang dikenakan adalah Rp 3.000. Adapun uang tunggu sebesar Rp 5.000.

LadyJek

LadyJek
       Ojek berbasis online yang didirikan oleh Brian Mulyadi ini resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2015. Brian mengatakan, LadyJek hadir untuk menaungi platform khusus wanita. Layanan berslogan ‘Ojek Wanita untuk Wanita' ini memiliki sistem pembayaran yang terdiri atas dua jenis, yakni tunai dan non-tunai. Untuk non-tunai bisa menggunakan Mandiri e-cash.
Pengguna bisa memesan ojek wanita ini dengan tarif Rp 25.000 untuk 6 km pertama dan selanjutnya tarif berlaku flat Rp 4.000 per km berikutnya.

Transjek

TransJek
        Ojek berargo ini didirikan oleh Riyandri Tjahjadi dan Nusa Ramadhan sejak September 2012. Secara garis besar, Transjek memiliki konsep yang sama seperti taksi, yakni tarif berdasarkan argo. Sehingga, penumpang tidak perlu lagi tawar-menawar soal tarif. Argonya sendiri telah terpasang di bagian dashboard motor pengendara. 

Transjek menetapkan tarif Rp 4.000 untuk km pertama, kemudian Rp 3.000 untuk tiap km selanjutnya.

Wheel Line


Wheel Line
         Wheel Line merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa ojek argo, kurir belanja, dan kurir barang dengan armada Honda Scoopy. Layanan yang didirikan oleh Chris Wibawa, selaku founder Wheel Line ini resmi beroperasi pada tanggal 5 Januari 2012.

         Whell Line berbeda dengan beberapa layanan transportasi sejenis, dimana Wheel Line menetapkan harga sesuai zona wilayah. Dengan kantor pusat di Jakarta Barat, maka radius 3 kilometer dari lokasi tersebut dianggap sebagai zona satu, kemudian 3 kilometer selanjutnya sebagai zona dua. Begitupun seterusnya. Tarif yang ditawarkan mulai dari Rp Rp 30.000 hingga Rp 120.000.
  
Ojek online manakah yang akan Anda pilih? Ternyata, kemajuan teknologi bisa membuat siapapun berpeluang untuk menciptakan usaha.






 

No comments:

Post a Comment

Adbox