Pembangunan Jembatan Penghubung MM 2100 dan EJIP Dikerjakan
PEMBANGUNAN Jembatan Jalan Bali di Desa Gandamekar, Cikarang Barat disambut baik oleh warga setempat. Jembatan yang menjadi penghubung antara Kawasan Industri MM 2100, Jalan Bali, dan East Jakarta Industrial Park (EJIP) digadang mampu mengurangi kemacetan lantaran jembatan lama yang terlalu sempit.
“Memang jembatan lama kan sempit hanya muat dua mobil ukurannya, apalagi jalur ini sering dilewati mobil besar dan banyak pekerja dari kawasan industri yang lewat sini. Otomatis sering jadi kemacetan pada jam pulang kerja,” ungkap warga Desa Gandamekar, Hendy (33), Minggu (24/7).
Jembatan Jalan Bali di Desa Gandamekar diketahui menghabiskan anggaran Rp37.827.274.000 bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi. Pembangunan yang dimulai sejak Mei lalu diprediksi rampung pada akhir November 2016 mendatang.
Jembatan Jalan Bali yang lama saat ini masih berfungsi meski sudah tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang melintas. Apalagi, lebar jembatan lama hanya mencapai dua meter.
Menurut Hendy, di jalan tersebut kerap berlalu lalang mobil angkutan besar, dan banyak pengendara lain yang melintas hingga kemacetan kerap kali tak terhindarkan.
Dia mengaku menyambut baik adanya pembangunan jembatan baru. Kendati demikian, dia berharap agar proyek pembangunan jembatan tidak sampai mangkrak seperti proyek underpass Tambun.
“Saya ingin jembatan baru cepat selesai pengerjaannya, sehingga cepat dapat difungsikan. Dengan begitu macet dapat terurai. Semoga aja proyek nggak mangkrak kayakunderpass yang di Tambun itu kan sempat mangkrak lama,” tandasnya.


Secepat2 nya diselesaikan...
ReplyDelete