Informasi seputar Ojek Online dan Transportasi di Indonesia

Breaking

Monday, 26 September 2016

Jika Tuntutannya Tidak Dipenuhi, Driver Gojek Sunter Ancam Mogok Kerja

Gojek
Ojekindonesia.net - Bekasi, Driver ojek online 'Gojek' di kawasan Sunter, Jakarta Utara mereka merasa keberatan dengan sistem baru yang ditetapkan oleh manajemen Gojek terkait dengan sistem minimal performance driver. Karena sistem itu dinilai sangat menyulitkan para driver untuk mendapatkan bonus. Dalam ketentuannya tersebut, bonus tidak akan diperoleh apabila range performance pengemudi dibawah 50 disistem.

Edi selaku driver Gojek menuturkan, "Ya jadi susah. Apalagi, performance pengemudi juga rentan turun. Misal, batalin order, performance turun. Semua order tidak boleh dibatalkan. Padahal bisa saja pengemudi ngebatalin karena tidak ada biaya untuk membeli pesanan konsumen,"ujarnya.

Edi menambahkan, performance driver juga menurun jika konsumen yang membatalkan pesanan. "Berarti baik pengemudi maupun pelanggan yang ngebatalin, imbasnya tetap driver gojek itu sendiri,"ucapnya.

Oleh dasar itu lah, Endy bersama rekan-rekan sesama driver Gojek lainnya melakukan mogok kerja sampai tutuntan mereka atau keluhan mereka dipenuhi oleh pihak manajemen Gojek. Menghapus kebijakan minimal sistem performance driver. Atau, ya paling tidak, sistem pembatalan antara pihak pelanggan dan driver dibedakan.

"Jadi kalau pelanggan yang ngebatalin, dampaknya tidak dilimpahkan kepada driver gojek itu sendiri. Sebab, tidak semua driver bisa memenuhi orderan yang ada,"pungkas Edi.











1 comment:

  1. Semestinya pemerintah pusat benar-benar memikirkan nasib angkutan umum kita....

    ReplyDelete

Adbox