Ojekindonesia.net - Bekasi, Salah satu perusahaan transportasi berbasis aplikasi NGUBERJEK yang launching pada tanggal 15 mei 2016 ini mengeluarkan taktiknya yang membuatnya berbeda dengan kompetitornya. Berdasarkan keterangan situs resminya www.nguberjek.com dijelaskan bahwa baru-baru ini NGUBERJEK mengeluarkan fitur terbaru mereka.
Fitur terbaru mereka yang pertama adalah dengan adanya fitur layanan 'Selfie Order'. Selfie order adalah dimana penumpang yang tidak mempunyai handphone atau tidak mempunyai aplikasi NGUBERJEK masih bisa menimakti layanan dari NGUBERJEK dengan menggunakan fitur selfie order. Fitur selfie order tersedia aplikasi NGUBERJEK Driver.
Dan fitur terbaru yang kedua adalah adanya fitur 'Chatting'. Fitur chat tersedia di dalam aplikasi baik aplikasi Driver maupun aplikasi Penumpang, sehingga apabila Driver ingin menghubungi Penumpang atau sebaliknya tidak harus menggunakan pulsa seluler.
Fitur terbaru yang ketiga adalah dengan adanya fitur langganan, baik itu langganan perjalanan maupun langganan driver. Fitur favorit perjalanan adalah Anda dapat menyimpan perjalanan favorit anda dan tidak perlu melakukan pencarian ulang. Dan fitur driver langganan adalah Menyukai salah satu rider/driver dari NGUBERJEK, anda dapat menggunakan fitur "langganan" (favorit rider) untuk terus menggunakan jasanya. Baik fitur favorit perjalanan dan fitur driver langganan tersedia di aplikasi NGUBERJEK untuk penumpang.
Tidak hanya mempunyai tiga fitur unggulan dari NGUBERJEK, NGUBERJEK juga mengklaim salah satu layanan ojek online yang memiliki jangkauan operasional terluas di Indonesia. NGUBERJEK telah beroperasi di 30 kota di Indonesia. Antara lain Jabodetabek, Purwakarta, Cilegon, Serang, Karawang, Bandung, Subang, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Magelang, Salatiga, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, dan Cirebon.
Menurut Aris Wahyudi selaku CEO NGUBERJEK mengatakan, "NGUBERJEK tidak hanya mengeluarkan fitur-fitur terbaru, tetapi NGUBERJEK juga menerapkan tarif yang murah dan tarif nya juga bersaing dengan layanan ojek online lainnya.
Aris Wahyudi menambahkan, "Untuk tarif Flat 0-3 KM penumpang hanya akan dikenakan Tarif sebesar Rp. 6.000,- dan untuk tarif jarak 3-8 KM penumpang akan dikenakan biaya tarif sebesar Rp. 2.500 per kilometer. Untuk jarak 8-15 KM penumpang akan dikenakan biaya tarif sebesar Rp. 1.500 per kilometer dan untuk jarak diatas 15 KM penumpang akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 1.000 per kilometer," ujarnya.
Fitur terbaru mereka yang pertama adalah dengan adanya fitur layanan 'Selfie Order'. Selfie order adalah dimana penumpang yang tidak mempunyai handphone atau tidak mempunyai aplikasi NGUBERJEK masih bisa menimakti layanan dari NGUBERJEK dengan menggunakan fitur selfie order. Fitur selfie order tersedia aplikasi NGUBERJEK Driver.
Dan fitur terbaru yang kedua adalah adanya fitur 'Chatting'. Fitur chat tersedia di dalam aplikasi baik aplikasi Driver maupun aplikasi Penumpang, sehingga apabila Driver ingin menghubungi Penumpang atau sebaliknya tidak harus menggunakan pulsa seluler.
Fitur terbaru yang ketiga adalah dengan adanya fitur langganan, baik itu langganan perjalanan maupun langganan driver. Fitur favorit perjalanan adalah Anda dapat menyimpan perjalanan favorit anda dan tidak perlu melakukan pencarian ulang. Dan fitur driver langganan adalah Menyukai salah satu rider/driver dari NGUBERJEK, anda dapat menggunakan fitur "langganan" (favorit rider) untuk terus menggunakan jasanya. Baik fitur favorit perjalanan dan fitur driver langganan tersedia di aplikasi NGUBERJEK untuk penumpang.
Tidak hanya mempunyai tiga fitur unggulan dari NGUBERJEK, NGUBERJEK juga mengklaim salah satu layanan ojek online yang memiliki jangkauan operasional terluas di Indonesia. NGUBERJEK telah beroperasi di 30 kota di Indonesia. Antara lain Jabodetabek, Purwakarta, Cilegon, Serang, Karawang, Bandung, Subang, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Magelang, Salatiga, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, dan Cirebon.
Menurut Aris Wahyudi selaku CEO NGUBERJEK mengatakan, "NGUBERJEK tidak hanya mengeluarkan fitur-fitur terbaru, tetapi NGUBERJEK juga menerapkan tarif yang murah dan tarif nya juga bersaing dengan layanan ojek online lainnya.
Aris Wahyudi menambahkan, "Untuk tarif Flat 0-3 KM penumpang hanya akan dikenakan Tarif sebesar Rp. 6.000,- dan untuk tarif jarak 3-8 KM penumpang akan dikenakan biaya tarif sebesar Rp. 2.500 per kilometer. Untuk jarak 8-15 KM penumpang akan dikenakan biaya tarif sebesar Rp. 1.500 per kilometer dan untuk jarak diatas 15 KM penumpang akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 1.000 per kilometer," ujarnya.


wah makin banyak aja yah ojek online
ReplyDeletependapatan bisa semakin menurun neh gan klo banyak gne mah
ReplyDelete-wina
Nguberjek namanya unik hahaha.
ReplyDeleteIni daerah operasionalnya dimana aja gan?
Menurut keterangan pihak NGUBERJEK sih, katanya sudah ada di 30 kota di Indonesia
Deletetapi ga pernah kelihatan dijalan
DeleteSemoga aplikasi ny ttp langgeng, dan bertahan atas gunjingan aplikasi konvensional lainnya.
ReplyDeleteNice artikel
wah makin banyak aja aplikasi ojek onlinenya.. :D
ReplyDeleteNice info gan
ReplyDeletenice info gan
ReplyDeletegojeknya makin banyak moga tidak saling rusuh....
ReplyDeletesolusi bertambah nih,. Mantap,. :>)
ReplyDelete