Ojekindonesia.net - Bekasi, Dalam perkembangan startup lokal salah satu ojek online mendukung langkah tersebut. Bersama komunitas user exprience (UC) atau UnitedUX akan melakukan diskusi bersama 40 designer UX dari Jateng-DIY untuk mulai mengembangkan aplikasi masa depan.
Vice President UX Design Gojek, Monikaa Halim mengatakan "Kami bersama komunitas startup Indonesia ingin bisa maju bersama. Tech engineer Indonesia terutama di Jogja memiliki potensi yang luar biasa. Dengan dorongan dan dukungan kami yakin akan berkembang jauh lebih pesat. Kami akan terus berkarya untuk mengembangkan aplikasi yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
"Ke depan, aplikasi layanan yang dihasilkan oleh desainer Jogja ini akan diperluas. Semua layanan yang ada di aplikasi ini diciptakan setelah mempelajari perilaku dan kehidupan masyarakat. Kami ingin memberi pengalaman nyata buat pelanggan sehingga bisa merasakan layanan yang sama di gedung biosko walau hanya melalui ponselnya," ujar momo nama sapaan Monika Halim.
Sikap yang harus dipelajari untuk para UX adalah terkadang dalam proses pembuatan aplikasi kadang mengalami kendala. Kendala yang terjadi dalam proses pembuatan aplikasi hendaknya menjadi tantangan untuk mencari jalan keluar atau solusinya agar mampu menciptakan aplikasi yang nyaman buat pengguna nya suatu saat.
Arum Kusalawicitra selaku Researcher UX Gojek menjelaskan UX mengacu pada kepuasan pengguna produk berbasis teknologi, seperti website atau aplikasi. Kepuasan biasanya berdasarkan kemudahan dan pengalaman menyenangkan penggunaan teknologi tersebut. Melalui UX Meetup seperti ini mampu berbagi pengalaman dan ilmu sehingga para startup lokal mampu memenuhi kebutuhan pengguna dari segi kemudaan penggunaan dan kemudahaan.
"Kami akan terus mendorong para pelaku startup, khususnya para tech engineer untuk terus berkontribusi dan dapat memberikan manfaat bagi hidup banyak orang melalui inovasi teknologi," katanya.


No comments:
Post a Comment