Ojekindonesia.net - Bekasi, Persaingan yang sangat ketat membuat taksi hitam legendaris yang menjadi ikon kota London yang lebih dikenal dengan istilah black cab kian terancem. Ini membuat Walikota London memberikan beragam insentif. Insentif ini diberikan sebagai respon atas persaingan yang semakin etat dengan sarana layanan transportasi berbasis aplikasi online, uber.
Walikota London Sadiw khan mengeluarkan satu kebijakan yaitu black cab diperbolehkan menggunakan badan jalan yang biasanya dilarang dan di beberapa area mereka boleh "ngetem" untuk menunggu penumpang.
Selain itu Walikota London juga menyisihkan 65 juta poundsterling atau 86 juta dollar AS kalo di Rupiahin setara dengan Rp.1.1 triliun. Uang ini digunakan untuk membantu black cab bertransformasi menjadi mobil ramah lingkungan. Nantinya setiap taksi akan menerima sekitar 5.000 poundsterling atau 6.600 dollar AS yang kalo di Rupiahin sekitar Rp.86.4 juta untuk meremajakan kendaraan mereka.
Tidak cuma itu, nantinya seluruh black cab wajib menerima pembayaran dengan kartu kredit setidaknya sampai akhir bulan oktober 2016 guna memudahkan penumpang dalam melalukan pembayaran. Pasalnya, untuk saat ini black cab masih menerima metode pembayaran tunai.
Menurut Khan "Saya ingin melindungi masa depan black cab kita yang ikonik serta memberi pelayanan unik dan bernilai bagi warga London," ujarnya.
Sejak adanya moda transportasi berbasis aplikasi online membuat jumlah black cab terus berkurang hingga kini mencapai presentase satu dari sebelumnya empat
Dominasi transportasi berbasis aplikasi online di London, telah menyebabkan rangkaian protes yang dilakukan oleh para pengemudi black cab. Tetapi moda transportasi berbasis aplikasi online di London bisa melenggang dengan mulus begitu saja. Dalam waktu dekat pengemudi moda transportasi berbasis aplikasi online harus menjalani ujian mengemudi tingkat mahir untuk memperoleh lisensi. Sebelumnya juga diwajibkan bagi para pengemudi untuk menjalani ujian kemahiran bahasa Inggris.


ternyata konflik mengenai transportasi online gak cuma ada di indo ya
ReplyDeletesebenarnya taksi london lebih kece buat selfie-selfie hehe
ReplyDeleteAplikasi transport online sekrang jadi tren dikalangan manapun ,bagaimna nasib yg konvensional ya?
ReplyDeletelagi ngetrendnya model transportasi online dan akan lebih banyak lagi pesaingnya
ReplyDeletewahh informasi yang sangat menarik gan
ReplyDeleteiya gan, di luar negeri sonoh aja juga ketar ketir kuk, apalagi di indon
ReplyDeletesafe classic....!sayang sekali "wee"
ReplyDeleteTeknologi semakin berkembang...
ReplyDelete