Informasi seputar Ojek Online dan Transportasi di Indonesia

Breaking

Sunday, 2 October 2016

'Nguberjek' Ojek Online Menyambangi Kota Seribu Bunga "MAGELANG"

Nguberjek Magelang
Ojekindonesia.net - Bekasi, Ojek online kini merambah di wilayah kota maupun kabupaten Magelang. Masyarakat Magelang tidak lama lagi akan menikmati layanan ojek online berbasis aplikasi aplikasi smartphone yang sudah tidak lazim dijumpai disejumlah kota besar di Indonesia seperti kota Bandung, Yogyakarta, hingga Jakarta.

Nguberjek, ojek online pertama yang akan menyambangi kota seribu bunga tersebut. Sejauh ini sudah ada ratusan driver yang mendaftar jadi driver Nguberjek. Diprediksi jumlah itu akan meningkat, lantaran pendaftaran masih berlangsung.

Namun, ada beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi seluruh pelamar yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Kepala cabang Nguberjek Magelang Aryani menyampaikan, bahwa syarat utama yang harus dipenuhi adalah tentu terkait kondisi kelayakan kendaraan bermotor.

Motor harus layan dan sesuai standar. Kami lakukan pengecekan dari starter, lampu rem, knalpot, lampu utama, sign kiri dan kanan hingga ukuran ban. Selain itu, antara STNK, KTP dan SIM, harus sesuai dengan data yang diisikan dalam formulir pendaftaran," ujar Aryani.

Selain pengecekan kelayakan kondisi kendaraan, pengecekan dokumen-dokumen ada satu persyaratan yang wajib diikuti oleh pelamar yaitu pengecekan bau badan. Menurut Aryani, test bau badan ditempuh oleh pihaknya, untuk menjaga kenyamanan penumpang. Ia mengaku tidak ingin mendengar keluhan dari user terkait aroma kurang bersahabat dari driver Nguberjek nantinya.

"Kami belajar dari hasil survey yang membuktikan banyaknya pengguna ojek online yang merasa tidak nyaman dengan bau badan driver. Hal seperti itu terkadang luput dari perhatian, padahal sangat penting," ujar aryani.

Tidak cuma itu, Aryani bersama seluruh jajarannya, terus berupaya untuk merangkul para driver ojek konvesional. Ia, akan memberikan pandangan mengenai apa saja manfaat dan keuntungan dari ojek online kepada driver ojek konvesional.

"Kami tidak akan menyerah, bahkan kami akan menjadikannya sebagai tantangan besar sekaligus motivasi untuk terus berupaya merangkul mereka," tandasnya.

Aryani kembali menjelaskan, rencananya, Nguberjek Magelang bakal secara resmi diluncurkan pada tanggal 1 November 2016 mendatang. Sebelumnya akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat, selama kurang lebih satu bulan kedepan, terutama mengenai cara penggunaan aplikasi. 

"Sampai saat ini aplikasi Nguberjek untuk wilayah Magelan sudah ready dan tadi dapat berjalan dengan lancar saat digunakan dalam training driver. Akan tetapi launching resmi, baru akan dilakukan awal bulan depan," pungkasnya.

Menurut Aryani, di jaman yang semakin berkembang dan modern sekarang ini, pihaknya merasa perlu memberikan alternatif angkutan dengan sistem baru, yang dapat mempermudah transportasi ataupun mobilitas masyarakat Magelang. Meski ia menyadari, angkutan kota (angkot) sejauh ini masih begitu dominan.




No comments:

Post a Comment

Adbox